ja_mageia

Ilmu Politik
Mencakup analisis‑analisis mengenai proses pembentukan tujuan bersama dan pelaksanaannya maupun peran‑peran individu dan kelompok di dalamnya
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
DESKRIPSI MATA KULIAH PDF Print E-mail
Wednesday, 05 August 2009 10:50
     Berikut ini disajikan deskripsi ringkas mengenai isi masing-masing mata kuliah kurikulum Program Studi Antropologi Sosial FISIP Unair, sebagaimana tersebut dalam daftar di atas.

I.  Mata kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK)

ETS102 Etika Sosial Politik (2 SKS)

Etika Sosial adalah cabang filsafat etika yang secara khusus hendak mendalami perilaku manusia (sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial) menurut konsepnya yang umum dan universal. Teori pokok etika berpusar di sekitar soal determinisme dan indeterminisme perilaku manusia. Lewat mata kuliah ini dengan lebih mengarahkan pandangannya ke masalah keterkaitannya kepada perkembangan kebudayaan dalam berbagai konsteks kehidupan sosial manusia (sosialisme, liberalisme, komunisme). Problem etika sosial dalam realitas kehidupan sosial di Indonesia tentu saja tak akan diluputkan dari perhatian para mahasiswa.

IAD101 Ilmu Alamiah Dasar (2 SKS)

Mataajaran Ilmu Alamiah (IAD) bertujuan mengembangkan kepribadian mahasiswa dan wawasan pemikirannya dalam kegiatan dengan ikhwal alam semesta. Lewat pengalaman belajar IAD para mahasiswa diharapkan memiliki daya tanggap, persepsi, dan penalaran tentang lingkungan alam semesta. Isi mataajaran ini berkisar, antara lain, di seputar pengertian kejadian alam semesta, perkembangan biologis manusia, penalaran tentang lingkungan alam semesta (sebagai pangkal kelahiran ilmu pengetahuan alam dan penalaran induksi serta kelahiran teori sistem tata surya), sistem bumi, perkembangan kehidupan di muka bumi, dan akhirnya mengenai hal teknologi sebagai bagian dari upaya manusia mengolah alam guna kepentingan hidupnya.

NOP101 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (2 SKS)

Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa memiliki kemampuan pemahaman, konsep dan deskripsi situasi hal yang berkaitan dengan penguatan warga negara dalam implemantasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, penyikapan terhadap situasi aktual tentang ideologi, negara dan warga negara secara sekuensial dengan bahasan meliputi filsafat Pancasila, identitas nasional, hak dan kewajiban warga negara, negara dan konstitusi, demokrasi Indonesia, HAM dan the rule of law, geopolitik dan geostrategi Indonesia. Kerangka pembahasan dikaitkan dengan fenomena globalisasi, HAM dan demokrasi (politik dan ekonomi) serta dinamika keindonesiaan aktual. Dengan pemahaman serta refleksi terhadap realitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara diharapkan menjadi ilmuwan dan profesional yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air; demokratis yang berkeadaban; menjadi warga negara yang memiliki daya saing, berdisiplin, dan berpartisipasi aktif dalam membangun kehidupan yang damai berdasarkan sistem nilai Pancasila.

PHS101 Filsafat Ilmu (2 SKS)

Mata kuliah ini dimaksudkan untuk memberikan dasar pemahaman tentang ilmu pengetahuan dari aspek ontologi, epistemologi dan aksiologi. Dengan memahami aspek-aspek tersebut diharapkan mahasiswa dapat menguasai dan mengembangkan wawasan keilmiahannya secara kritis sehingga berguna bagi pengembangan keilmuannya dan bermanfaat bagi kemanusiaan secara universal.

AGI101 Pendidikan Agama Islam (2 SKS)

Matakuliah ini mengajak dan mengantarkan mahasiswa ke pemahaman tentang agama Islam secara utuh dan menyeluruh. Selain masalah keimanan, dibahas pula ikhwal ibadah, baik yang bersifat khusus maupun yang bersifat umum, yaitu kaidah yang menyangkut hubungan antara manusia dengan Tuhan/Khaliknya, antara manusia dengan sesamanya, dan antara menusia dengan makhluk lain dan alam. Selain hendak diarahkan ke terbinanya kesadaran untuk melaksanakan ibadah dan memenuhi kewajiban kewajiban kepada Tuhan Yang Maha Esa, pembahasan juga tertuju ke arah kewajiban kewajiban manusia kepada diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negaranya. Diharapkan mahasiswa kian dapat menunaikan tugas hidupnya dengan teratur dan tertib menurut tatanan yang berlaku. Berkaitan dengan materi di atas, ditekankan pula pembahasan sifat umum ajaran Islam tentang keserasian dan keseimbangan antara pola hidup duniawi dan ukhrawi.

AGP101 Pendidikan Agama Kristen Protestan I (2 SKS)

Matakuliah ini dimaksudkan untuk membantu mahasiswa agar dapat bertumbuh dan membentuk diri pribadi seutuhnya sebagaimana manusia ciptaan baru dalam Yesus Kristus. Akan dikaji dan dibicarakan dalam matakuliah ini antara lain: dasar dasar agama Kristen, pengertian dunia dan manusia, dasar dan akibat, rencana keselamatan dan penggenapannya, iman dan pengabdian, serta tanggung jawab Kristen dalam dunia modern.

AGK101 Pendidikan Agama Katolik I (2 SKS)

Matakuliah ini mengupayakan peningkatan pemahaman mahasiswa akan konsep dalam gereja, penghayatannya tentang misteri gereja, penggumulannya pada tugas dan kewajiban gereja, serta kesadarannya akan tugas dan tanggungjawabnya sebagai anggota gereja. Dalam matakuliah ini tak hanya paham gereja tentang struktur kepribadian manusia saja yang akan diungkapkan, akan tetapi juga pahamnya tentang masyarakat adil makmur akan ikut dipaparkan dan dibahas. Pada akhirnya para mahasiswa  diajak menyusun filsafat hidup pribadi yang sesuai dengan paham penggereja dan masyarakat.

AGH101 Pendidikan Agama Hindu I (2 SKS)

Matakuliah ini akan mengajak mahasiswa untuk memperdalam pemahaman dan penghayatan keagamaan yang mantap, serta mempertebal keimanan dan mengandalkan kebaktian kepada Sang Hyang Widhi/Tuhan YME. Lewat pengalaman belajar dalam matakuliah ini para mahasiswa diharapkan akan menguasai pengertian pengertian mengenai sumber dan ruang Agama Hindu dan tatwa yang berorientasi pada asa spritual namun pragma¬tis. Mahasiswa diharapkan akan juga mempelajari berbagai masalah kehidupan bermasyarakat dan negara, serta dasar dasar kepemimpinan menurut pandangan agama Hindu.

AGB101 Pendidikan Agama Budha I (2 SKS)

Matakuliah ini diacarakan secara khusus untuk membimbing mahasiswa yang ingin memahami, menghayati dan mengamalkan Pancasila, khususnya sila Ketuhanan YME, lewat dharma dan kebaktian guna mempertebal iman (soddha) dalam upaya menjaga kelangsungan hidup agama, bangsa dan negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

AGC101 Agama Kong Hu Chu I (2 SKS)
 
AGI301 Agama Islam II (2 SKS)

AGP301 Agama Kristen Protestasn II (2 SKS)

AGK301 Agama Katolik II (2 SKS)

AGH301 Agama Hindu II (2 SKS)

AGB301 Agama Budha II (2 SKS)

AGC301 Agama Kong Hu Chu II (2 SKS)


II.   Mata kuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK)

S0A100 Pengantar Antropologi (3 SKS)

Mata kuliah ini memberikan pemahaman mengenai ruang lingkup dan konsep-konsep dasar dalam antropologi. Pokok-pokok bahasan diawali tentang sejarah perkembangan dan sub-sub disiplin antropologi, kemudian dilanjutkan dengan bahasan tentang tinjauan aspek fisik manusia yang membicarakan tentang asal-usul dan sejarah perkembangan manusia serta variasi fisik manusia. Selanjutnya dibahas aspek-aspek sosial budaya manusia dengan penekanan pada konsep dan karakteristik kebudayaan, aspek organisasi sosial, kekerabatan dan perkawinan, religi, bahasa, dan kesenian, serta bidang sosial budaya lain dan relevansi antropologi  dengan kehidupan masa kini.

SOA110 Antropologi Ragawi  (3 SKS)

Mata kuliah ini akan mengundang minat para mahasiswa untuk mempelajari segi-segi fisik manusia, sebagai imbangan yang melengkapi pemahamannya mengenai manusia sebagai makhluk sosial budaya.  Uraian-uraian akan membantu mahasiswa untuk memahami kaitan-kaitan yang erat antara segi fisik manusia dengan segi-seginya yang budayawi.  Materi khusus yang akan dibahas di dalam acara mata kuliah ini antara lain ialah hal variasi ragawi manusia (menurut umur, seks, dan ras), phylogenesi dan ontogenesi, analisis hubungan antara rasiologi dan konstitusi dan kesehatan, dan pula analisis hubungan antara rasiologi,konstitusi dan kebudayaan.

SOA120 Antropobiologi (3 SKS)

Dalam acara-acara yang diselenggarakan oleh mata kuliah ini para mahasiswa akan belajar untuk memahami susunan (anatomi) dan fungsi (fisiologi) badan manusia sebagai suatu substrat biologik kegiatan sosial budaya.  Yang akan dikaji bersama adalah ihwal manusia: mulai dari sel (sebagai unit dasar kehidupan) dan susunan serta fungsi masing-masing alat dalam sistem badan sampai ke fungsi integratif yang memungkinkan individu merasa diri sebagai suatu keseluruhan yang berfungsi.

SOA201 Teori Antropologi I (3 SKS)

Mataajaran ini akan membahas dua hal pokok, yaitu epistemologi antropologi dan teori-teori antropologi. Epistemologi antropologi akan membahas ilmu atau teori tentang pengetahuan antropologi, telaah filosofis tentang pengetahuan manusia, atau sebagai dasar/landasan filosofis dari paradigma antropologi. Teori-teori antropologi yang akan dipelajari dalam mata ajaran ini dapat digolongkan dalam tiga paradigma/pendekatan, yaitu: (1) Positivisme (Evolusionisme,  Fungsionalisme, Fungsionalisme-Struktural, Analisis variabel, Cross cultural), (2) Historisme (Difusionisme, Historis, Perubahan), dan (3) Fenomenologi (Etnosains, Konstruksionis). Melalui kegiatan tugas, diskusi, dan penulisan makalah, mahasiswa diharapkan dapat lebih memahami dan menerapkan teori-teori antropologi.

SOA202 Teori Antropologi II (3 SKS)

Mataajaran ini merupakan kelanjutan dari Teori Antropologi I (SOA201). Teori-teori antropologi yang akan dipelajari dalam mata ajaran ini dapat digolongkan dalam empat paradigma/pendekatan, yaitu: (1) Hermeneutik (Kepribadian Kebudayaan, Tafsir), (2) Semiotik (Strukturalisme Levi-Strauss), (3) Materialisme (Historis, Budaya), dan (4) Posmodernisme (Posmodernisme). Melalui kegiatan tugas, diskusi, dan penulisan makalah, mahasiswa diharapkan dapat lebih memahami dan menerapkan teori-teori antropologi.

SOA210 Etnografi Bangsa-bangsa (3 SKS)

Mata kuliah ini membahas dan memetakan keanekaragaman maupun keseragaman berbagai tipe manusia dan kebudayaan serta tipe-tipe sosial-budaya suku-suku bangsa di dunia. Pembahasan lebih lanjut adalah mengkaji masalah pendekatan, deskripsi, konsep, teori dan metode dari karya-karya etnografi para antropolog yang melakukan penelitian mengenai masyarakat dan kebudayaan di dunia.

SOA211 Etnografi Indonesia (3 SKS)

Mataajaran ini membahas keragaman dan keseragaman suku-suku bangsa di Indonesia berdasarkan unsur-unsur budaya, nilai-nilai budaya, serta tipe-tipe sosial-budaya berkaitan dengan lingkungan hidupnya. Keragaman dan keseragaman suku-suku bangsa di Indonesia itu akan dipelajari berdasarkan kategori tertentu, antara lain: adat, Jawa-luar Jawa, tipe-tipe sosial-budaya dan ekologis, maupun masyarakat terasing/tidak terasing. Berdasarkan kategori tersebut, dalam mempelajari mataajaran ini dapat dimulai dari pulau Sumatera (Batak, Minangkabau, Nias, Mentawai, Sakai), Kalimantan (Dayak), Sulawesi (Bugis, Makassar, Minahasa, Kepulauan Maluku), Irian Jaya (Biak, Dani, Asmat), NTT –NTB (Timor, Sumba, Flores,  Sumbawa), Bali (Bali), hingga Jawa-Madura (Madura, Jawa, Sunda, Baduy, Betawi). Melalui mataajaran ini mahasiswa diharapkan dapat mendiskusikan serta mampu membuat peta etnografi suku-suku bangsa di Indonesia tersebut.

SOA219 Kajian dan Penulisan Etnografi (3 SKS)

Perkembangan ilmu antropologi sosial-budaya telah memunculkan keragaman tipe karya etnografi, sebagai akibat dari perbedaan interpretasi, pemilihan data, maupun epistemologi yang yang menjadi dasar para antropolog dalam penelitian etnografi. Epistemologi antropologi itu antara lain: positivisme, historisme, fenomenologi (simbolik, interpretif), strukturalisme, dan posmodernisme. Mataajaran ini mengajak mahasiswa untuk memahami implikasi keragaman tipe karya etnografi tersebut dengan cara mengkaji secara teoritik masing-masing: (1) permasalahannya (pendekatan, deskripsi, konsep, teori, dan metode), (2) jawabannya, (3) data/klaimnya, dan (4) argumentasi, retorik, atau organisasi tekstualnya. Mahasiswa yang mengikuti kuliah ini juga diharapkan dapat memahami dan menghayati secara langsung mengenai apa yang telah dikerjakan oleh para antropolog, yaitu dalam membaca dan menulis etnografi. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menganalisis dan menulis karya etnografi sesuai dengan pengalamannya ketika membaca karya-karya etnografi.   

SOA231 Organisasi Sosial dan Sistem Kekerabatan (3 SKS)

Dalam mata kuliah ini dibahas tentang pemikiran mengenai asal mula dan perkembangan keluarga manusia, adat istiadat dan perkawinan, rumah tangga dan keluarga batih, kelompok-kelompok kekerabatan, prinsip-prinsip keturunan, berbagai sistem istilah kekerabatan, dan pola-pola pergaulan dalam kekerabatan.  Kemudian dibahas pola-pola kesatuan hidup setempat dan organisasi sosial, bentuk-bentuk komuniti kecil, pola-pola solidaritas, sistem pelapisan sosial, bentuk-bentuk kepemimpinan masyarakat, proses-proses sosial dalam masyarakat, serta pola-pola pengendalian sosial untuk mencapai masyarakat yang tertib.

SOA362 Perubahan Masyarakat dan Kebudayaan  (3 SKS)

Dalam mata kuliah ini antara lain dibahas tentang konsep dasar, makna dan dampak, level-level perubahan sosial-budaya, maupun bentuk perubahan masyarakat dan kebudayaan dalam kehidupan yang empiris. Dalam kaitannya dengan perubahan masyarakat dan kebudayaan, akan diperbincangkan pula konsep dan teori: difusi, krisis budaya, proses-proses sosial-budaya secara khusus. Dibahas juga perubahan sosial-budaya pada level kemasyarakatan, seperti modernisasi, industrialisasi, urbanisasi, birokratis, dan sekularisasi. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memiliki rasa sensitivitas terhadap makna dan dampak perubahan masyarakat dan kebudayaan tersebut dengan cara memperkenalkan dan mengkajirealitas empiris di lapangan.

SJU104 Prasejarah (3 SKS)

Matakuliah ini bermaksud membantu mahasiswa untuk memperoleh gambaran tentang asal-usul kebudayaan manusia dalam kaitannya dengan evolusi fisik dan keadaan lingkungannya.  Untuk maksud itu akan diuraikan modus perkembangan budaya purba itu dalam hubungannya dengan sejarah perkembangan selanjutnya.  Materi ajaran akan dijabarkan, baik secara umum maupun secara khusus untuk wilayah-wilayah Indonesia, melalui acara-acara pembahasan: (1) evolusi fisik dan perkembangan budaya manusia; (2) jaman-jaman prasejarah palaeolitik, mesolitik, dan neolitik, (3) sejarah migrasi purba manusia, dan (4) interaksi antara budaya-budaya prasejarah dan dampaknya pada kebudayaan sekarang.

SOS100 Pengantar Sosiologi (3 SKS)

Tujuan yang ingin dicapai lewat matakuliah Pengantar Sosiologi ini ialah pemahaman mahasiswa mengenai konsep konsep dasar ilmu sosial, khususnya sosiologi. Melalui matakuliah ini para mahasiswa diha¬rapkan dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang berbagai konsep sosiologik, seperti kehidupan masyarakat, norma atau kaidah sosial, sanksi dan model kontrol sosial lainnya, proses sosialisasi, pengelompokkan sosial dan bentuk struktural yang dijadikannya, stratifikasi sosial yang melahirkan status, pembagian peran sosial, proses prses sosial, perubahan sosial (berikut persoalan sebab serta akibatnya) dan masalah kependudu¬kan. Setelah menguasai berbagai konsep dasar ini para mahasiswa diharapkan dapat memiliki pijakan awal yang baik guna mendalami lebih lanjut berbagai cabang kajian ilmu sosial, utamanya sosiologi, secara lebih khusus.

SOP111 Pengantar Ilmu Politik (3 SKS)

Setelah selesai mengikuti proses belajar mengajar dalam matakuliah ini, para mahasiswa diharapkan akan mampu memahami konsep konsep dasar ilmu politik, sebagai alat pokok mengenali, memahami, dan menjelaskan fenomena politik. Untuk mencapai tujuan ini para mahasiswa akan diajak mempelajari konsep konsep: politik, pemerintahan, kekuasaan, kewenangan, legitimasi, negara, bangsa, integrasi politik, ideologi, partai politik, perwakilan kepentingan dan politik, keputusan politik, konflik politik, perilaku politik, sistem politik (demokrasi, totaliter, autokrasi), dan sistem ekonomi (kapitalisme, komunisme, dan sosialisme) serta struktur dan peranan politik.

BAE101 Bahasa Inggris I (2 SKS)

Matakuliah ini, sebagian besar, berupa latihan latihan intensif guna meningkatkan kemampuan para mahasiswa berbahasa Inggris, sekalipun secara pasif, khususnya untuk keperluan baca membaca. Lewat matakuliah ini para mahasiswa diajak untuk belajar memahami dan menganalisis struktur struktur kalimat dalam bahasa Inggris. Latihan latihan secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kecakapan mahasiswa dalam rangka memahami pesan pesan yang disampaikan dalam bahasa Inggris, baik lewat tulisan (bacaan) maupun secara lisan, dan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.

BAE202A Bahasa Inggris II (2 SKS)

Mata Kuliah ini membahas dan mendiskusikan penggunaan istilah-istilah, kata-kata dan kalimat yang lazim dipakai dalam tulisan-tulisan pada materi dan topik Antropologi, baik Antropologi Budaya maupun ragawi, dalam subyek-subyek berbasis riset, evaluasi maupun analisis. Mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini akan dapat memahami tulisan-tulisan dalam Bahasa Inggris, khususnya di bidang Antropologi, dapat mendiskusikannya dalam Bahasa Inggris, dan dapat menuliskan pendapatnya secara persuasif yang mengases dan mensintesa materi itu dalam Bahasa Inggris, dengan baik dan benar

HKT103 Hukum Adat (2 SKS)

Mata kuliah ini mengajak mahasiswa untuk mengkaji pertumbuhan dan perkembangan hukum tak tertulis yang bersumber dari kebudayaan masyarakat nusantara yang pluralistis.  Lewat mata kuliah ini para mahasiswa akan diajak mempelajari sifat-sifat hukum adat yang dinamis, elastis, serta serba-responsif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat.  Melalui kajian-kajian yurisprudensi, para mahasiswa akan diajak pula memperhatikan secara khusus perkembangan hukum adat yang secara dinamis mencoba mengiringi perkembangan masyarakat Indonesia secara interaktif/timbalbalik. Arti penting hukum adat dalam kerangka pembentukan hukum nasional Indonesia, yang mencita-citakan unifikasi dan kodifikasi itu, akan pula diperhatikan secara seksama.

MAS103 Pengantar Statistika Sosial (3 SKS)

Matakuliah ini memberikan dasar dasar pengetahuan statistika deskriptif kepada para mahasiswa, yang tujuan utamanya adalah untuk mengantarkan mahasiswa ke arah kemampuan menyusun data. Para mahasiswa diajak untuk mempelajari beberapa pengetahuan dasar tentang statistika, seperti macam dan kegunaan statistika dalam ilmu ilmu sosial, dan pengertian pengertian dasar, seperti proses induksi, generalisasi, populasi, sampel, dan objektivitas. Kemudian, pembahasan lain menyangkut matriks data dan variabel (yang kontinyu dan yang diskrit), dan proses pengukuran berikut skala skala yang dihasilkan (yang nomi¬nal, ordinal, interval dan rasio). Para mahasiswa juga diajak untuk mengenali dan mampu membuat tabel, gambar, grafik, ukuran pemusatan (central tendency) dan sebaran (variance).

PNS104 Teknik Penulisan Ilmiah (2 SKS)

Menulis, baik ilmiah maupun populer, seringkali menjadi kendala, dan kelemahan, utama bagi para mahasiswa dalam mengekspresikan berbagai ide dan atau konsep/teori. Matakuliah ini dipersiapkan untuk memberi pemahaman teoritik tentang beberapa model teknik penulisan, utamanya ilmiah. Selain itu, sejumlah latihan menulis secara akademik diberikan porsi secara memadai, sehingga para mahasiswa, setelah mengikuti matakuliah ini, mampu mengekspresikan ide, konsep dan teori dalam bentuk tulisan secara benar dan baik.

PNS201 Dasar Metodologi Penelitian (3 SKS)

Melalui matakuliah ini para mahasiswa diharapkan dapat memperoleh bekal pengetahuan metodologi yang memadai dalam bidang penelitian sosial. Di sini para mahasiswa mempelajari pengertian penelitian dan dasar dasar metodologi, model model (yang dikembangkan menurut tujuan dan kegunaannya), persi¬apan pelaksanaan (meliputi pembatasan masalah dan perumusan hipotesis, pemilihan disain pengujian, penarikan sampel, pemilihan teknik koleksi data dan pembuatan instrumen untuk observasi dan pengukuran), pengenalan lapangan dan berbagai perma¬salahan yang ditemukan di situ. Akhirnya, matakuliah ini juga mengajak mahasiswa untuk mempelajari hal-hal pemilihan teknik pengolahan data serta metode metode yang dapat dipilih untuk menganalisis data.

PNS202 Metodologi Penelitan Kualitatif (3 SKS)

Matakuliah Metode Penelitian Sosial Kualitatif ini ditawarkan untuk memberi pemahaman teoritik tentang paradigma dan atau perspektif metodologi sosial. Selain itu, mahasiswa diajak untuk memahami berbagai varian penelitian kualitatif. Sasaran utama matakuliah ini adalah untuk memberi bekal kepada mahasiswa, utamanya menyangkut pemahaman tentang perspektif metodologi (kualitatif), interpretasi dan analisis data secara kualitatif. Karena itu, mahasiswa yang mengambil matajaran ini dituntut telah mengambil dan atau memiliki pengetahuan tentang teori-teori ilmu sosial.

III. Mata kuliah Keahlian Berkarya (MKB)


SOA320 Antropologi Pembangunan (3 SKS)

Mata kuliah ini berusaha menarik minat mahasiswa untuk memperhatikan hubungan antara pengetahuan-pengetahuan teoritik antropologi dengan masalah-masalah sosial-budaya yang muncul dalam proses pembangunan. Permasalahan yang dibahas dan hendak dicarikan pemecahannya meliputi bidang kesehatan, kependudukan, pendidikan, pedesaan, perkotaan, ekonomi, dsb. Masalah-masalah tersebut akan coba dianalisis dengan memperhatikan konteksnya, yakni perubahan-perubahan yang terjadi akibat pembangunan.

SOA321 Antropologi Pedesaan (3 SKS)

Mata kuliah ini akan mengajak mahasiswa untuk mempelajari desa sebagai tempat pemukiman manusia: asal-usulnya, perkembangannya ke arah bentuk-bentuk pemukiman dengan struktur yang kompleks, ciri-cirinya yang umum diwarnai oleh corak kebudayaan petani (terutama di negara-negara yang berkembang), pola kehidupan petani pemukimnya dalam kaitannya dengan lingkungan, serta bentuk-bentuk perilaku petani dalam kaitannya dengan sosial-budaya pedesaan.  Lewat dan mendalami berbagai hakikat kehidupan petani pedesaan dengan latar belakang kebudayaan Indonesia.

SOA322 Antropologi Perkotaan (3 SKS)

Mata kuliah ini mengajak mahasiswa untuk memperbincangkan ciri-ciri utama kebudayaan urban, hubungan antar etnik dalam masyarakat kota, kebudayaan segregatif dalam suksesif dalam perkotaan, dan berbagai jenis kebudayaan yang bersifat material. Lewat mata kuliah ini para mahasiswa juga akan berkesempatan untuk mempelajari proses-proses kultural yang terjadi dalam proses urbanisasi, kebudayaan kemiskinan yang banyak muncul di daerah perkotaan, dan bentuk-bentuk budaya tradisi dalam kehidupan kota.

SOA376 Sosial Biologi (3 SKS)

Biologi sosial adalah ilmu yang mempelajari terjadinya keanekaragaman atau perbedaan antar populasi manusia, yang tidak hanya diakibatkan oleh adaptasi manusia dengan lingkungannya saja, melainkan juga bagaimana sebagian besar perilaku manusia dikontrol oleh lingkungannya. Keanekaragaman populasi manusia juga merupakan akibat dari interaksi antara variabel lingkungan (ekologi, genetika, dan biologi, termasuk reproduksi dan perkawinan ) dengan kondisi sosial-budaya.

MNU103 Azas-azas Manajemen (3 SKS)

Manajemen pada dasarnya adalah proses perencanaan, pengorganisasian (termasuk penataan personil), pengarahan, dan pengendalian usaha manusia yang tengah mendayagunakan sarana dan prasarana, demikian rupa sehingga tujuan terorganisasi itu dapat tercapai dengan efektif dan efisien. Mataajaran ini dimaksudkan untuk mengajak mahasiswa mengkaji dari berbagai sudut pandang pengetahuan dan pengertian dasar mengenai kegiatan kegiatan manajemen itu, mulai dari fungsinya yang pra pelaksana (perencanaan) sampai ke fungsinya yang pasca pelaksanaan (kontrol).

PNS497A Penulisan Proposal Skripsi (3 SKS)

Mata kuliah ini bertujuan memberikan pembekalan pada mahasiswa agar dapat merancang dan menyusun proposal penelitian. Mahasiswa diharapkan dapat merumuskan latar belakang, pertanyaan atau masalah penelitian, kerangka konseptual, dan langkah-langkah dalam metode penelitian. Capaian dari mata kuliah adalah mahasiswa dapat menghasilkan satu rancangan penelitian.
.  
PNS499A Skripsi (6 SKS)

Mata kuliah ini bermaksud memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk secara mandiri memantapkan seluruh pengetahuan yang telah diperolehnya dalam bidang Antropologi melalui sebuah penelitian (kepustakaan atau lapangan) dan menuliskannya ke dalam bentuk skripsi. Mahasiswa akan memperoleh pengalaman belajar dalam wujud merencanakan dan mengerjakan suatu proyek penelitihan ilmiah dalam salah satu topik yang telah dipilihnya, dengan mengkonsultasikannya secara berkala kepada seorang dosen pembimbing. Acara kegiatan penelitian ini akan diakhiri dengan menuliskan laporannya, dan kemudian menyajikan secara lesan di hadapan sidang untuk didiskusikan

PNS203   Metodologi penelitian kuantitatif  (3 SKS)

Matakuliah Metodologi Penelitian Sosial Kuantitatif merupakan mata kuliah untuk memberikan pemahaman praktis tentang penelitian sosial kuantitatif. Dalam rangka ini, para mahasiswa diajak untuk membuat proposal penelitian, termasuk menyusun argumentasi dn merumuskan masalah, menyusun kerangka berfikir atau teori (theoretical framework), populasi dan penarikan sampel, proses penggalian data, dan model analisis data. Sasaran utama mata kuliah ini adalah untuk memberikan bekal kepada mahasiswa tentang bagaimana merencanakan, mempersiapkan dan merancang suatu penelitian secara baik.

SOA270 Antropometri (2 SKS)

Mata kuliah ini untuk memberikan pelajaran mengenai teknik pengukuran badan manusia dan kegunaannya kepada mahasiswa. Antropometri adalah teknik baku (berdasarkan standar internasional) yang digunakan, khususnya dalam Antropologi Ragawi, antara lain untuk menetapkan karakteristik suatu populasi, memperbandingkan populasi-populasi, dan menentukan standar ukuran-ukuran badan dalam suatu populasi. Antropometri tak hanya akan berobyekkan manusia hidup (somatometri), tetapi juga kerangka-kerangkanya (osteometri).

SOA273 Osteologi (3 SKS)

Mata kuliah ini adalah untuk mempelajari tulang belulang manusia dari perspektif arkeologis, deskriptif, dan morfometrik. Pada mata kuliah ini antara lain dipelajari bahan dasar (sel-sel) tulang, pertumbuhannya, dan variasinya. Penekanan mata kuliah ini adalah pada aspek analisis demografik serta variasi normal dan abnormal. Evaluasi tulang dalam medikolegal dan arkeologis juga diberikan secara mendasar untuk persiapan mata kuliah lain.

SOA271 Antropogenese (2 SKS)

Mata kuliah ini membahas soal evolusi organik menuju lahirnya jenis-jenis manusia, dan juga membahas soal manusia itu sendiri.  Mahasiswa akan diajak mempelajari topik-topik menarik, antara lain hal latar belakang biologik proses evolusi, tahap-tahap evolusi menuju ke terjadinya jenis-jenis manusia berikut kriteria penilaiannya, teori-teori yang pernah dikemukaan, serta keadaan perkembangan pada saat ini.

SOA272 Variasi Biologis Manusia (2 SKS)

Mata kuliah ini membahas berbagai variasi biologis manusia berkaitan dengan adaptasinya terhadap lingkungan alam dan budaya. Pada mata ajaran ini dibahas mengenai dasar-dasar pembentukan variasi biologis manusia, dengan muatan dasar pengetahuan mengenai evolusi dan persebaran manusia sebagai elemen variasi biologis manusia. Di dalam mekanisme evolusi dan persebaran, akan dipelajari juga masalah-masalah lingkungan dan genetika manusia serta budaya sebagai elemen pengaruh terhadap terjadinya variasi manusia.

SOA370 Primatologi (2 SKS)

Mataajaran ini membahas keragaman maupun keseragaman primata non-manusia baik anatomi maupun perilakunya, baik anatomi primata ekstan maupun yang sudah punah berkaitan dengan lingkungan hidupnya. Melalui mataajaran ini mahasiswa diharapkan dapat mendiskusikan serta mampu membuat peta persebaran primata di dunia.

SOA371 Paleoantropologi (3 SKS)

Sebagai kelanjutan dari mata kuliah Antropogenese, mata kuliah Paleoantropologi mempelajari perkembangan evolutif manusia, yang dalam hal ini lebih difokuskan pada perkembangan manusia moderen dan persebarannya ke seluruh penjuru dunia, berikut faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Tujuan dari mata kuliah ini adalah untuk mengajak mahasiswa mampu merekonstruksi kejadian di masa lalu dan membandingkannya dengan perkembangan masa kini. Pokok bahasan mata kuliah ini antara lain: (1) teori perkembangan manusia modern, (2) teori persebaran manusia moderen, (3) faktor genetik dan lingkungan, dan (4) perkembangan kognisi dan budaya.

SOA373 Antropologi Forensik (2 SKS)

Antropologi Forensik adalah terapan dan cabang spesifik antropologi biologi yang berbasis pada osteologi dan anatomi manusia. Mata kuliah Antropologi Forensik mempelajari sisa kerangka manusia, termasuk juga dentisi dan metode-metode identifikasinya, dalam konteks hukum. Sisa kerangka manusia dan gigi akan bertahan lama, sekalipun tubuh manusia telah mengalami pembusukan. Untuk itu sisa kerangka dan gigi adalah sarana yang paling baik untuk merekonstruksi kehidupan seseorang sebelum mati karena mengandung banyak informasi mengenai cara hidup, mekanisme adaptasi, penyakit bahkan sebab-sebab kematian. Penekanan pada konteks hukum, memberi kesempatan antropolog untuk menjadi konsultan akademis yang bekerja sama dengan pihak lain dalam rangka penegakan hukum. Mata kuliah ini tidak hanya membahas masalah tulang yang utuh atau lengkap, melainkan juga pada sisa-sisa tulang yang bersifat fragmentaris, sehingga bisa diidentifikasi apakah tulang-tulang tersebut tulang manusia atau tulang non manusia.  Dalam mata kuliah ini akan dipelajari antara lain deteksi dan ekskavasi kerangka, biologi tulang, identifikasi kerangka, identifikasi patologis dan juga rekonstruksi wajah, dll.

SOA374  Evolusi Penyakit Pada Manusia (2 SKS)

Mataajaran ini membahas keragaman maupun keseragaman penyakit manusia baik di masa lalu maupun masa kini, berkaitan dengan keragaman morfologi manusia dan lingkungan hidupnya. Melalui mataajaran ini mahasiswa diharapkan dapat mendiskusikan mengenai keragaman penyakit manusia di dunia

SOA375 Variasi Populasi (2SKS)

Populasi merupakan suatu kelompok yang berinteraksi antar individu dari jenis yang sama di suatu daerah, yang memiliki ciri-ciri atau sifat yang unik. Genotip individu secara pasti tidak akan berubah, mulai dari konsepsi hingga kematian, namun genetik dapat membuat suatu populasi berubah berdasarkan waktu. Matakuliah ini bertujuan mengetahui bagaimana frekuensi alell-alell secara pasti atau nyata di dalam genepool dapat berubah berdasarkan waktu dan interaksinya dengan lingkungan (seperti natalitas, mortalitas, imigrasi, emigrasi, perkawinan, dan ekologi).  

SOA377 Antropologi Dental (2 SKS)

Mata kuliah ini membahas berbagai topik yang luas dalam cakupan antropologi dental, termasuk anatomi, kesehatan, forensik, evolusi, gigi dan perilaku, asesmen afinitas, dan beberapa contoh aplikasi dalam bioarkeologi. Melalui mataajaran ini mahasiswa diharapkan dapat mendiskusikan serta mampu mengidentifikasi gigi beserta variasi morfologisnya.

SOA330 Antropologi Kognitif dan Linguistik (3 SKS)

Mata kuliah ini membahas perspektif antropologi dalam melihat hubungan antara bahasa, budaya, dan kognisi. Perbincangan ketiga pokok bahasan itu meliputi : (1) pengertian, sejarah, dan lingkup antropologi linguistik dan kognitif, (2) bahasa dan budaya, (3) bahasa dan sistem tanda (ikon, indeks, dan simbol/lambang), (4) kata sebagai simbol dan satuan sintaktis (fonologi, morfologi, sintaks, para bahasa, gesture), (5) kemampuan bahasa dan penampilan bahasa, (6) analisis semantik dan semiotik, (7) linguistik dan skemata,  (8) teori-teori budaya,  (9) budaya dan kognisi, (10) folk classification, (11) makna,  (12) variabilitas dan  perubahan, (13) konteks dan perilaku, dan (14) bahasa, budaya, dan kognisi. Melalui kegiatan tugas, diskusi, dan penulisan makalah, mahasiswa diharapkan dapat lebih memahami antropologi linguistik dan kognitif sebagai suatu ancangan dalam antropologi budaya dalam memandang bahasa sebagai persoalan budaya dan kognisi manusia. Budaya dipandang sebagai sesuatu hal yang harus diketahui pendukung (individu maupun kelompok) budaya untuk dapat berfungsi secara pantas dalam suatu budaya.

SOA331 Antropologi Gender dan Seksualitas (3 SKS)

Mata kuliah ini  bermaksud mengajak mahaiswa untuk memahami hubungan gender (laki-laki dengan perempuan) dan dikaitkan dengan persoalan seksualitas dari perspektif antropologi. Konsep gender dikaji dalam hubungannya dengan konsep biologi  atau seks  dengan melakukan pendektan perspektif gender. Untuk kajian gender ini dianalisis berkaitan dengan ekonomi, politik, social, budaya, sejarah dan evolusi sehingga akan tampak adanya kesenjangan gender di masyarakat. Pada akhir kuliah mahasiswa akan diajak untuk memberikan pemecahan masalah dengan pemberdayaan gender. Dalam hal ini mahasiswa  akan menerapkan teori dan konsep gender yang dikaitkan dengan seksualitas dalam kuliah lapangan dengan menggunakan metodologi perspektif gender. Kuliah lapangan ini menggunakan  kerangka emporwerment perempuan.

SOA332 Antropologi Ekonomi dan Industri (3 SKS)

Lingkup kajian antropologi ekonomi dan industri mencakup pembahasan tentang sistem-sistem produksi, distribusi dan konsumsi pada masyarakat yang basis substansinya adalah pengumpul dan peramu, penggembala, peladangan, pertanian hingga masyarakat industri. Dengan pendekatan yang bersifat makro.  Kajian-kajian antropologi ekonomi terutama akan berkaitan dengan sistem ekonomi masyarakat-masyarakat sederhana, seperti masyarakat-masyarakat suku bangsa, tanpa mengabaikan perkembangannya pada masyarakat-masyarakat yang relatif berkembang. Sementara itu kajian antropologi industri menekankan pada aspek-aspek khusus budaya industri dalam kaitannya dengan terjadinya penggantian tenaga kasar manusia dan hewan oleh berbagai jenis energi non-organik yang menunjang mekanisme dan otomatisasi. Dalam perbincangan juga akan didalami permasalahan dampak industri terhadap tata hidup masyarakat praindustri, khususnya di lingkungan negara-negara yang tengah berkembang, baik mengenai aspek positifnya maupun aspek negatifnya, dengan memperhitungkan prospek masa depannya. Pada akhir perkuliahan mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman tentang sistem-sistem produksi, distribusi dan konsumsi pada setiap fase perkembangan masyarakat.

SOA333 Antropologi Politik (3 SKS)

Antropologi Politik adalah suatu cabang studi tentang politik sebagaimana ditinjau dari sudut pandang Antropologi, khususnya Antropologi Budaya.  Di sini akan dibahas dan dipelajari kejadian-kejadian dan gejala-gejala politik, kekuatan-kekuatan politik, kerjasama politik dan aspek kehidupan politik lainnya, dengan melihatnya secara khusus dari ihwal latar belakang kebudayaan serta sistem norma pelaku-pelakunya.  Fokus perhatian mata kuliah ini akan tertuju ke aspek-aspek kehidupan politik yang terjadi di Indonesia, dengan mengingat relevansi yang besar dari studi ini pada permasalahan-permasalahan politik di negara-negara yang sedang berkembang.

SOA334 Antropologi Hukum (3 SKS)

Mata kuliah ini akan mengajak mahasiswa untuk memusatkan minat dan perhatiannya kepada ihwal hukum sebagai gejala kebudayaan. Perhatian orang kepada soal keefektifan hukum sebagai salah satu kontrol sosial (khususnya di masyarakat-masyarakat yang tengah berkembang) amat mengedepan. Lewat mata kuliah ini para mahasiswa akan berkesempatan mendalami permasalahan-permasalahan itu, khususnya tentang konflik antara hukum tradisional masyarakat-masyarakat lokal dan hukum modern yang ditegakkan oleh aparat-aparat pemerintah di negara-negara nasional.  

SOA3335 Antropologi Agama (3 SKS)

Mata kuliah Antropologi Agama ini diacarakan untuk mengajak mahasiswa mempelajari konsep-konsep dasar dan fungsi agama dalam kehidupan bermasyarakat: tidak hanya untuk sekedar dipahami, akan tetapi juga untuk diaplikasikan guna menganalisis dan memperoleh kejelasan tentang liku-liku permasalahan di dalam perkembangan dan perubahan masyarakat Indonesia dewasa ini. Fokus perhatian akan tertuju ke hal perkembangan kehidupan beragama, baik yang menyangkut segi perilaku yang dinamik tengah-tengah perubahan budaya.

SOA336 Antropologi Kesenian (3 SKS)

Mata kuliah ini diselenggarakan dengan tujuan mengundang perhatian dan minat mahasiswa untuk mengaji permasalahan kesenian. Akan dikaji di sini asal-muasal kesenian itu, fungsi dan peranannya, hubungannya dengan struktur sosial-budaya serta religi dalam masyarakat. Teori-teori Antropologi Kesenian dari Fischer, Linton, Geertz, dan Antony Wallace akan banyak dipakai dalam perbincangan untuk menjelaskan dan memdalami permasalahan-permasalahan itu. Pada akhirnya para mahasiswa diharapkan akan dapat pula mengkaji secara khusus salah satu kehidupan budaya seni ,yang ada di Indonesia.

SOA337 Antropologi Kesehatan dan Gizi (3 SKS)

Mataajaran ini bermaksud mengajak mahasiswa untuk mendalami permasalahan kebudayaan, kesehatan, dan gizi dalam kehidupan masyarakat, baik yang tradisional maupun yang moderen. Perbincangan antropologi kesehatan antara lain meliputi: (1) kebudayaan, lingkungan, dan penyakit, (2) kebudayaan dan perilaku kesehatan, (3) sistem-sistem medis, (4) etnomedisin dan etnofarmakologi, (5) etnopsikiatri, (6) antropologi dan keperawatan, dan (7) antropologi dan bioetika. Perbincangan antropologi gizi (etnonutrisi) terfokus pada masalah makanan dalam konteks kebudayaan, antara lain berkaitan dengan: konsep makanan, kesukaan pribadi, nafsu makan dan rasa lapar, klasifikasi makanan, serta peranan simbolik dari makanan. Dalam membahas masalah makanan dalam konteks budaya selalu dikaitkan dengan masalah produksi, konsumsi, dan distribusi makanan. Secara garis besar fokus perhatian antropologi gizi antara lain berkaitan dengan masalah: evolusi dan ekologi makanan, sistem budaya makanan, kebiasaan makan, kecukupan gizi dalam konteks budaya, serta gizi dan perubahan budaya. Pada akhirnya, mata ajaran ini akan membahas peranan antropologi dalam program kesehatan, pendidikan, dan peningkatan gizi dalam konteks perubahan budaya. Melalui kegiatan kuliah lapangan, mahasiswa diharapkan dapat lebih memahami masalah fenomena/hubungan antara kebudayaan, kesehatan, dan gizi dalam kehidupan masyarakat.

SOA338 Antropologi Kependudukan (3 SKS)

Mataajaran ini mengajak mahasiswa mendalami permasalahan dan dinamika kependudukan (di perkotaan maupun pedesaan) dari perspektif antropologi. Mahasiswa diajak mendalami pengaruh variabel budaya (pengetahuan, nilai, kepercayaan, mitos, dan tabu) terhadap variabel kependudukan (fertilitas, mortalitas, dan mobilitas). Pokok bahasan mata ajaran ini meliputi: (1) latar/orientasi studi, (2) konsep dan pendekatan fertilitas, (3) fertilitas dan variabel antara, (4) fertilitas, perkawinan, dan menarche, (5) fertilitas dan kesehatan reproduksi, (6) fertilitas dan nilai anak, (7) fertilitas dan modernisasi, (8) konsep dan pendekatan mortalitas, (9) hubungan fertilitas dan mortalitas, (10) mortalitas, kelangsungan hidup anak, dan siklus hidup rumah tangga, (11) konsep dan pendekatan mobilitas, (12) kasus fertilitas, mortalitas, dan mobilitas, dan (13) peranan antropologi dalam program dan kebijakan kependudukan. Melalui kegiatan kuliah lapangan, mahasiswa diharapkan akan dapat menganalisis masalah dan dinamika kependudukan dalam konteks budaya, khususnya yang berkaitan dengan kebijakan-kebijakan kependudukan yang diterapkan oleh pemerintah pada masyarakat.

SOA339 Antropologi Pendidikan (3 SKS)

Lewat kajian khusus Antropologi ini para mahasiswa akan diajak membahas dan mendalami permasalahan pendidikan sebagai bagian dari masalah perubahan sosial dan budaya, dan pula fungsinya untuk melestarikan kebudayaan masyarakat. Pendidikan dimaksud meliputi pendidikan formal, non formal dan informal. Segi-segi permasalahan yang menyangkut soal proses pembentukan sistem nilai dalam konteks kehidupan individu, yang berkedudukan sebagai subyek kebudayaan, akan memperoleh perhatian utama.

SOA340 Antropologi Maritim (3 SKS)

Mata kuliah ini mengajak mahasiswa untuk mengenali berbagai pola kehidupan masyarakat maritim (khususnya komunitas nelayan) yang ada di Indonesia, baik yang bermukim tetap di pesisir maupun yang berpindah-pindah tempat atau pekerjaan karena musim. Mahasiswa akan mengenali berbagai cara penangkapan, pengawetan, dan penyaluran ikan, dari yang paling sederhana dan tradisional sampai ke yang komplek, moderen, dan canggih. Segala perbincangan akan dipulangkan kembali ke ihwal ciri-ciri budaya yang menunjang kehidupan masyarakat maritim serta pada perkembangan budaya yang khusus sebagai akibat lokasi atau kondisi ekologik tertentu. Ilustrasi yang akan diambil antara lain dari kehidupan komunitas nelayan di Bagan Siapi-Api, Kampung Laut Cilacap, dan Lamakera di Pulau Lomblen.

SOA341 Antropologi Pariwisata (3 SKS)

Mata kuliah ini mengajak para mahasiswa untuk mempelajari perkembangan pariwisata beserta dampak sosial-budaya yang ditimbulkannya. Pembicaraan akan meliputi gambaran teorititk mengenai pariwisata, berbagai kajian tentang pariwisata baik yang ada pada masyarakat barat maupun non-barat (termasuk Indonesia), pariwisata pada masyarakat kompleks, mekanisme interaksi antar komponen dalam pariwisata, yakni wisatawan, tuan rumah (masyarakat) dan budaya masyarakat. Pada bagian akhir perkuliahan mahasiswa akan diajak mengkaji dampak sosial-budaya akibat perkembangan pariwisata.

SOA342 Antropologi Ekologi (3 SKS)

Melalui pendekatan yang bersifat holistik, mataajaran ini akan mengajak mahasiswa untuk membahas hal kehidupan (kebudayaan) manusia sebagai bagian yang tak terpisahkan dari lingkungan hidupnya. Dalam kedudukan seperti itu, manusia dilihat sebagai variabel yang dipengaruhi alam fisik, namun di lain pihak juga akan mempengaruhi alam tersebut. Melalui mata kuliah ini para mahasiswa akan belajar memahami: (1) prinsip-prinsip umum ekologi, (2) berbagai jenis lingkungan hidup manusia, yang geografik, operasional, perseptual, maupun kultural, (3) konsep, teori, dan metode ekologi budaya, dan (4) aliran dan tokoh-tokoh ekologi budaya (seperti J. Steward, L. White, M.Harris, R. Rappaport, AP. Vayda, R. Neting, H. Conclin, E. Moran, RF. Ellen, C. Geertz). Pembahasan akan menjurus juga ke berbagai masalah ekologi budaya, yaitu yang bersangkut paut dengan kehidupan dalam lingkungan fisik dan budaya tertentu ( ekosistem dan komunitas), seperti kebudayaan agraris (petani), kebudayaan industri /urban ( pedagang, pemulung, petaman, dsb.), maupun kebudayaan maritim/perikanan (nelayan). Melalui kegiatan kuliah lapangan, diharapkan mahasiswa dapat menerapkan pengetahuannya mengenai ekologi budaya dalam mengamati dan menganalisis kehidupan suatu komunitas.

SOA343 Antropologi Psikologi dan Psikiatri (3 SKS)

Mata ajaran ini menggabungkan studi Antropologi Psikologi dan Antropologi Psikiatri yang saling berkaitan. Pembahasannya meliputi dua bagian yang tidak terpisahkan. Bagian pertama, Antropologi Psikologi membahas hubungan antara kebudayaan dan kepribadian manusia.  Secara garis besar fokus perhatian antropologi psikologi mencakup tiga hal, yakni: (1) sifat dan teori pembawaan manusia, (2) kepribadian khas kolektif tertentu (kepribadian tipikal), (3) kepribadian individual, (4) metode penelitian, dan (5) kasus-kasus. Bagian kedua, Antropologi  Psikiatri (Etnopsikiatri atau Psikiatri Budaya) memusatkan perhatiannya pada hubungan timbal balik antara kebudayaan dengan gangguan jiwa dan kesejahteraan jiwa. Pokok bahasannya antara lain meliputi: (1) faktor-faktor sosial-budaya yang mempengaruhi bentuk, etiologi, gejala, struktur, epidemiologi/frekuensi, dan aspek-aspek lain dari gangguan jiwa, (2) psikiatri lintas budaya, (3) stres budaya, (4) sindroma yang terkait dengan kebudayaan (culture bound syndrome), (5) faktor-faktor sosial-budaya yang mempengaruhi kesehatan jiwa, dan (6) metode diagnosa dan terapi/pengobatan tradisional dalam beberapa kebudayaan. Melalui praktek Kuliah Lapangan, diharapkan mahasiswa peserta dapat memahami dan menganalisis fenomena kebudayaan, kepribadian, dan gangguan jiwa berdasarkan konsep, teori, metode, dan kasus-kasus budaya yang telah dipelajarinya.

SOA344 Antropologi Arsitektur (3 SKS)

Mahasiswa diajak untuk memahami, melihat, mendeskripsikan dan menganalisa hubungan antara bentuk, fungsi, nilai filosofis, tata-letak ruang bangunan dengan aktifitas kehidupan manusia sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial. Bangunan bisa diartikan sebagai tempat tinggal, kantor atau tidak menutup suatu kemungkinan bahwa bangunan itu sudah dijadikan sebagai monumen.

SOA345 Antropologi Visual (2 SKS)

Mataajaran ini membahas keragaman visualisasi budaya. Melalui mataajaran ini mahasiswa diharapkan dapat mendiskusikan mengenai berbagai macam cara visualisasi budaya dan keseharian dalam kehidupan, dan menginterpretasinya. Penggunaan gambar-gambar bergerak maupun diam dalam penelitian etnografis telah meningkat jumlahnya akhir-akhir ini, dan juga ada banyak diskusi mengenai analisis budaya visual. Dalam mata kuliah ini akan dibahas tentang pembuatan media dalam antropologi visual, analisis dan representasi mengenai kehidupan sehari-hari. Melalui kombinasi ceramah dan diskusi, mahasiswa akan mengembangkan kesadaran akan sisi historis mengenai evolusi antropologi dokumenter. Khususnya, mereka akan mempunyai pengertian tentang berbagai macam praktek pembuatan film antropologis. Pengertian ini akan menempati lokasi dalam konteks yang luas mengenai isu-isu yang berkaitan dengan status debat kontemporer dan dokumenter mengenai suatu representasi. Mata kuliah ini dimaksudkan agar mahasiswa mendapatkan pengetahuan mengenai analisis film, dapat menjelaskan mengenai komunikasi dan representasi visual dalam konteks yang berbeda-beda dan menganalisa bagaimana gambar-gambar yang dijumpai sehari-hari dapat mempengaruhi konstruksi berpikir manusia mengenai realitas yang dimiliki secara bersama, dan juga mempengaruhi bagaimana manusia menginterpretasi perilaku orang lain.

SOA212 Etnografi Bali (2 SKS)

Mata kuliah ini dimaksudkan agar mahasiswa memahami bentuk perbedaan dan persamaan kebudayaan Bali yang sedikit banyak juga mendapat pengaruh dari kebudayaan Jawa.  Khususnya pada masa perkembangan Hindu Budha (klasik) di Indonesia. Unsur-unsur budaya seperti sistem religi dan upacara agama, organisasi masyarakat, sistem bahasa, sistem mata pencaharian juga akan diperbandingkan dengan bentuk-bentuk budaya lainnya.  Mahasiswa juga diajak untuk melihat dan mendeskripsikan perkembangan budaya Bali dalam kapasitasnya sebagai daerah wisata yang bersifat internasional.  Bila perlu suatu analisa juga akan dilakukan untuk menunjang dalam rangka melestarikan budaya lokal.

SOA213 Etnografi Jawa (2 SKS)

Mata kuliah ini akan menguraikan tentang manusia dan kebudayaan Jawa.  Adapun tema dalam perkuliahan senantiasa akan terkait dengan unsur-unsur kebudayaan secara universal.  Diawali dengan penggambaran tentang sejarah dan perkembangan manusia dan kebudayan Jawa, kondisi lingkungan Jawa yang berpengaruh terhadap perilaku budayanya. Kemudian juga pembahasan tentang unsur-unsur kebudayaan seperti halnya bahasa, organisasi masyarakat, religi, kesenian, organisasi sosial serta tata-letak ruang rumah tinggal dan lainnya yang masih terkait.  Selain  itu mahasiswa juga diajak untuk mendeskripsikan variasir budaya lokal serta membahas masalah-masalah yang dihadapi oleh etnis Jawa di tengah-tengah perubahan cepat yang sedang terjadi hingga sekarang.

SOA214 Etnografi Madura (2 SKS)

Mata kuliah ini menguraikan tentang kebudayaan Madura secara spesifik yang berbeda dengan kebudayaan Jawa. Kajian ini akan mengungkapkan unsur-unsur, budaya seperti religi, organisasi masyarakat, sistem bahasa, sistem mata pencaharian dan kesenian dalam perbandingannya dengan kebudayaan lain. Mahasiswa diharapkan dapat melakukan analisis kritis terhadap perubahan budaya madura dalam kaitannya dengan kebudayaan Nasional (Indonesia).

SOA221 Kebudayaan Klasik dan Islam Indonesia (3 SKS)

Mata kuliah ini membentangkan perkembangan budaya di Indonesia sebagaimana terpengaruh oleh kebudayaan dari India, Timur Tengah dan Asia Tenggara yang mengiringi masuknya agama Hindu dan Budha ke kawasan Indonesia pada awal perhitungan Masehi, serta masuknya kebudayaan Islam beberapa abad kemudian.  Kajian mata kuliah  adalah perkembangan budaya di Indonesia itu sejak berakhirnya jaman prasejarah sampai ke jaman kebudayaan Islam di Indonesia.  Para mahasiswa juga akan diajak memperhatikan berbagai ragam produk sejarah masa itu yang masih dapat diamati dewasa ini dalam wujud berbagai adat istiadat dan unsur budaya, khususnya yang menunjukan kuatnya sinkretisme budaya asli Indonsia dengan budaya atau agama yang datang dari luar.

SOA241 Foklor (2 SKS)

Mata kuliah ini mengundang mahasiswa untuk aktif membicarakan sebagian dari kebudayaan Indonesia yang disebarkan serta diwariskan secara lisan. Pembicaraan akan meliput pula ihwal contoh-contohnya yang disertai perbuatan, serta alat-alat bantunya untuk mengingat. Pada awal acara-acara diskusi akan dibicarakan ihwal klasifikasi folklore konsep-konsep, teori-teori dan metode pengumpulan folklor. Bentuk-bentuk folklor yang akan dibicarakan adalah bahasa rakyat, peribahasa, teka-teki, cerita prosa rakyat, permainan rakyat, lagu dan kepercayaan rakyat.

SOA361 Hubungan Antar Suku Bangsa (3 SKS)

Mata kuliah ini mengajak para mahasiswa untuk memahami berbagai faktor yang melatarbelakangi hubungan antar suku bangsa yang terjadi, terutama pada masyarakat kompleks. Berbagai faktor yang menjadi bagian utama pembicaraan dalam perkuliahan tersebut adalah sejarah tempat tinggal, ikatan kekerabatan, status ekonomi, dan sebagainya.  Melalui mata kuliah ini para mahasiswa diharapkan mampu mengkaji berbagai hubungan sosial antar suku bangsa, baik yang bersifat harmoni melalui adaptasi maupun persaingan (konflik) antar suku bangsa, khususnya di kota-kota di Indonesia.

SOA363 Budaya Korporat (2 SKS)

Mata kuliah ini membahas tentang konsep, bentuk, jatidiri, model, fungsi dan struktur budaya organisasi. Sebagai pengembangan dari Antropologi Ekonomi dan Industri, mata kuliah ini termasuk dalam lingkup antropologi bisnis. Berbeda dengan organisasi sosial, penekanan mata kuliah ini pada kegiatan ekonomi yang terdiri dari produksi, distribusi dan konsumsi dan dilihat dalam perspektif budaya organisasi bisnis. Dibahas pula dalam mata kuliah ini model organisasi bisnis tradisional dan modern  baik yang diselenggarakan oleh pemerintah dan non pemerintah.

EKP314 Sistem Ekonomi Indonesia (3 SKS)

Mataajaran ini hendak mengajak para mahasiswa untuk mengkaji perkembangan perekonomian Indonesia sejak awal kemerdekaan sampai ke masa pemerintahan Orde Baru dewasa ini. Lewat kajian ini para mahasiswa diharapkan akan dapat memahami sistem perekonomian yang berkembang di Indonesia dari waktu ke waktu, seperti bertahannya sistem ekonomi yang dualistik akibat politik penjajahan, dan upaya upaya yang diusahakan untuk meniadakan dualisme tersebut. Munculnya gagasan Ekonomi Pancasila untuk mewujutkan cita cita ekonomi nasional yang berdasarkan landasan idiil Pancasila dan landasan konstitusional UUD 1945 dengan berbagai permasalahan yang dihadapi akan menjadi perhatian mataajaran ini pula.

EKP202 Ekonomi Pembangunan (3 SKS)

Pada hakekatnya Ekonomi Pembangunan adalah salah satu cabang ilmu sosial yang amat memperhatikan masalah masalah peningkatan taraf hidup bangsa bangsa yang sedang berkembang, dan upaya upaya yang paling efektif untuk mencapai peningkatan taraf hidup melalui pendekatan multidisipliner. Lewat mataajaran ini mahasiswa diharapkan memahami model model pengembangan ekonomi baik yang diutarakan oleh madzab klasik maupun Keynes serta memperhatikan antara lain kondisi makro dan mikro, industrialisasi tenaga kerja, Investasi, pembentukan model (domestik maupun dari luar negeri). Demikian pula perdagangan internasional dan dampaknya, perdagangan bebas pada abad ke 21, serta bagaimana Indonesia mengantisipasi nya, tidak akan lepas dari perhatian mata ajaran ini.

HKD104 Sistem Hukum di Indonesia (3 SKS)

Mata ajaran ini akan mengajak mahasiswa memahami hukum sebagai bagian suatu kebudayaan, khususnya di Indonesia yang susunan masyarakatnya terdiri dari berbagai suku bangsa, yang dapat disebut dalam keadaan pluralistis berlaku berbagai sistem hukum.  Hukum di Indonesia sebagai suatu sistem menjelaskan pengertian hukum sebagai acuan-acuan hidup beserta sumber-sumber hukum, komponen-komponen lainnya yang bergerak di dalam suatu mekanisme, substansi hukum (hukum in concrato dan hukum in abstracts), pembagian dan perbedaan hukum yang berlaku di Indonesia sebagai hukum positif. Seluruh perbincangan itu akan lebih jelas bila mahasiswa juga mengetahui sejarah hukum Indonesia yang cukup unik.

KKA402 Keasistenan Antropologi (2 SKS)

Mata kuliah ini dirancang untuk memberikan pembekalan pada mahasiswa agar  memiliki pengalaman dan kemampuan dalam mengorganisasikan dan menggunakan pengetahuan untuk keperluan pembelajaran secara sistematis dan efektif: kegiatan dimulai dari bagaimana menghimpun bahan, menyusun dan merangkainya secara sistematis, menyampaikannya kepada peserta belajar, memancing dan menggali respons, mendorong dan mengembangkan kemampuan bernalar, memberikan evaluasi dan masukan kritis, serta menarik kesimpulan komprehensif.

MAS 207 Statistika Sosial I (Inferens) (3 SKS)

Sebagaimana halnya dengan pengantar statistika sosial, matakuliah ini juga merupakan matakuliah yang hendak berupaya memberikan dasar dasar pengetahuan statistika, namun dengan penekanan pada pengembangan kemahiran mahasiswa menginterpretasikan data guna keperluan analisis dan penarikan kesimpulan umum. Para mahasiswa berkesempatan mempelajari berbagai metoda yang lazim digunakan dalam Statistika Inferensial, seperti model probabilitas, distribusi normal, randomisasi, estimasi sampel, pengujian hipotesis, dan prosedur penarikan kesimpulan (inferensi) dari sampel-sampel kecil. Selain itu, pembahsan juga menyangkut analisis hubungan antara dua variabel atau lebih, seperti analisis regresi dan korelasi ganda, korelasi parsial, analisis varian, dan analisis kovarian.

MAS 208 Statistika Sosial II (Non Parametrik) (3 SKS)

Matakuliah ini merupakan kelanjutan matakuliah statistika deskriptif dan statistika inferensial. Matakuliah ini dipersiapkan secara khusus untuk membantu meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa di bidang penelitian sosial, dan bertolak dari pertimbangan bahwa data yang diperoleh dalam penelitian penelitian sosial untuk sebagian besar berupa sampel kecil dan data yang berjenis nominal dan ordinal. Yang disajikan dalam matakuliah ini sebagian besar berupa dasar dasar pengetahuan statistika dengan menekankan kemahiran aplikasinya pada analisis suatu penelitian. Kemampuan mahasiswa untuk menyusun data dalam kajian statistika deskriptif dan statistika inferensial tetap dilatihkan di sini, seka¬lipun kemampuan menginterpretasikan data untuk analisis dan mena¬rik kesimpulan merupakan porsi belajar yang lebih besar.

MNM201 Manajemen Sumber Daya Manusia (3 SKS)

Lewat mataajaran ini para mahasiswa akan berkenalan dengan pengertian pengertian tentang pengelolaan sumber daya manusia dalam suatu organisasi. Ia akan belajar bagaimana prinsip prinsip yang digunakan dalam memahami perilaku manusia yang bekerja dalam suatu organisasi, dan bagaimana  sumber daya itu dikembangkan. Topik topik yang akan dibicarakan di sini, antara lain, ialah: manusia dan organisasi, motivasi dalam organisasi, kelompok-kelompok kerja dalam organisasi, komunikasi dalam organisasi, pengaruh hadiah dan hukuman pada perilaku kerja, pendayagunaan sumberdaya manusia dalam rangka pencapaian tujuan, juga proses rekruitmen sampai dengan pelepasannya.

MNM305 Kepemimpinan (3 SKS)

Dalam acara acara mataajaran ini para mahasiswa akan mempelajari berbagai pengertian tentang kepemimpinan, berikut peranannya dalam setiap usaha penetapan dan pencapaian tujuan. Para mahasiswa akan pula mempelajari berbagai teori, metode, dan gaya serta teknik kepemimpinan untuk mendapatkan gambaran gambaran yang dapat diperbanding kan. Topik topik yang dipandang menarik antara lain akan meliputi ikhwal kepemimpinan dalam organisasi, fungsi dan peranannya, hubungan kepemimpinan dan kekuasaan, kepemimpinan dan masalah konflik, kepemimpinan dan budaya organisasi, kepemimpinan dan pengambilan keputusan, serta perkembangan teori dan praktek kepemimpinan di berbagai organisasi privat dan publik di Indonesia, akan didiskusikan dan diharapkan dapat mengembangkan wawasan/cakrawala pandang mahasiswa.

PSS101  Pengantar Psikologi Sosial (3 SKS)

Matakuliah ini berisikan konsep konsep pokok tentang perilaku manusia, baik perilaku yang individual maupun yang berlangsung dalam kelompok. Matakuliah ini secara khusus membahas tentang bagaimana prilaku manusia dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang internal maupun yang eksternal. Selain itu, matakuliah ini memaparkan proses proses perubahan perilaku yang disebabkan oleh faktor faktor internal, faktor faktor penekanan, dan yang disebabkan oleh interaksi sosial. Konsep yang bersangkutpaut dengan sikap—ciri ciri, perubahan dan proses pembentukannya—prilaku massa, crowd dan publik, berikut ciri ciri serta kemungkinan kemungkinan pengendaliannya, merupakan tema-tema bahasan penting pada matakuliah ini.

SOK361 Fotografi ( 2 SKS)

Pembahasan dan praktek mengenai konsepsi, prinsip-prinsip, proses dan teknik-teknik memproduksi foto sebagai karya jurnalistik, baik berdiri sendiri maupun sebagai penunjang pemberitaan. Selain itu perlu mengetahui teknik dan penggunaan alat foto. Berbagai jenis dan penggolongan foto, seperti foto salon, artistik, human interest dan sebagainya. Perlu diketahui, dipahami, relevansinya untuk di ekspose dalam mendukung berita dan untuk praktek fotografi di lapangan (PKL), diperuntukan dengan berbagai sasaran (manusia, tanaman/bunga, binatang, perkotaan/ pedesaan/industri, dan lain- lain).

SOK361 Komunikasi dan Multikulturalisme (3 SKS)

Membahas tentang analisis permasalahan permasalahan komunikasi yang berlangsung dalam konteks multikultur melalui pendekatan pendekatan yang multidisiplin. Pembahasan akan berkisar pada permasalahan komunikasi yang timbul akibat perbedaan kultur  dalam konteks lokal maupun global, serta bagaimana mengelola keberagaman kultur tersebut (managing diversity) Akan dibahas studi kasus dengan merujuk ke contoh contoh di Indonesia maupun internasional.

SOK367 Media Anthropology (2 SKS)

Perkembangan studi media dan pengaruh dari tradisi Antropologi telah banyak dibahas. Kajian-kajian etnografi film dalam dokumenter dan visual antropologi menjadi persentuhan antara studi media dalam tradisi komunikasi dan studi budaya dalam kajian antropologi. Mata kuliah ini juga akan mempelajari tentang kehidupan sehari-hari dan budaya penonton dan konsumen media dengan konteks sosial budaya yang dijalaninya masing-masing

SOK461 Cyber Culture : Internet, Multimedia dan budaya (3 SKS)

Mata kuliah ini membahas bagaimana teknologi-teknologi baru (new technologies) mempengaruhi dan membentuk praktik-praktik budaya dalam masyarakat. Termasuk didalamnya pembahasan tentang konsep dasar cyberspace dan cyberculture baik dalam konteks teoritis maupun teknologis seperti virtual community, identitas, cyborg serta beberapa tema-tema khusus seperti popular cyberculture, cybersubculture, cyberfeminism,serta cyberbodies

SOP212 Sistem Politik Indonesia (3 SKS)

Selesai mengikuti matakuliah ini secara aktif, mahasiswa akan mampu memahami kehidupan politik Indonesia, baik dari segi kesejarahannya maupun berdasarkan berbagai pendekatan/model model teoretik yang berkembang. Pendekatan pendekatan yang diperbincangkan dan dipakai meliputi: pendekatan institusional, pendekatan struktural fungsional, pendekatan struktural konflik, ekonomi politik, pendekatan kekuasaan (patrionial, birokratik otoriter, politik birokratik, dan korporatisme), dan tentu saja pendekatan sistem. Sistem politik Indonesia yang dicakup dalam pembahasan ini meliputi pasang surut dan perubahan perubahan sistem politik sejak Indonesia merdeka hingga kondisi terkini. Secara demikian, mahasiswa mampu mengapresiasi, mengenali permasalahan, dan memiliki kekayaan kerangka teoretik untuk memahami dan menjelaskan gejala yang terjadi.

S0S 220 Pranata Sosial (2 SKS)

Matakuliah ini disajikan untuk memberikan pengenalan dasar tentang pranata atau institusi sosial, yang merupakan salah satu sendi utama kehidupan bermasyarakat. Beragam pranata sosial, seperti keluarga, nega¬ra, agama, pendidikan, dan ekonomi, di antaranya, berkembang dalam masyarakat sebagai "wadah" kegiatan manusia yang mencoba memenuhi hajat hidup demi kelestariannya. Pembahasan pranata dalam matakuliah ini, secara khusus, tertuju kepada beberapa topik: pengertian pranata, fungsi pranata, dalam hubungannya dengan kebutuhan manusia, bentuk dan macam serta asal mula pranata, arah perkembangannya, dan masalah masalah yang timbul sepanjang proses perkembangan dan perubahannya.

SOS250 Sistem Sosial Budaya Indonesia (3 SKS)

Matakuliah ini memberikan dasar-dasar untuk menganalisis sebuah masyarakat yang sebelumnya telah dikonsepsikan sebagai suatu sistem kehidupan yang terbuka dan penuh interaksi (baik interaksi internal yang terjadi antarkomponen di dalam sistem maupun interaksi eksternal yang terjadi antara sistem dan lingkungannya). Pokok pokok tradisi fungsionalisme, utamanya teori Talcott Parsons, digunakan untuk membuat kerangka konseptual masyarakat sebagai suatu sistem, baik dalam wujudnya yang statik dan dinamik maupun dalam gerak gerak perubahan dan perkembangannya (meliputi gerak eksplosi, implosi dan inovasi), serta mengenai perubahan sistem, dari tinjauan pengaruh masukan energi, penduduk, teknologi dan informasi.

SOS310 Perilaku Menyimpang (3 SKS)

Mataajaran ini bermaksud hendak mengajak mahasiswa memahami masalah masalah kejahatan (termasuk pula kenakalan atau delikuensi yang dikerjakan anak anak). Akan dibicarakan di sini teori teori tentang sebab musababnya kejahatan dan mazdhab mazdhab kriminologi yang berkembang dari landasan teori teori ini. Dalam hubungan ini akan dibicarakan pula pertimbangan pertimbangan yang lazim diambil oleh para penegak hukum  ketika mereka menangani kejahatan, tinda¬kan tindakan yang mereka tempuh dan perlakuan perlakuan yang mereka kerjakan untuk menghadapi pelaku pelaku kejahatan.

SOS311 Masalah Sosial  (3 SKS)

Matakuliah ini utamanya dimaksudkan untuk mengenalkan berbagai perspektif dan atau pendekatan dan dimensi masalah-masalah sosial yang berkembang di masyarakat, baik skala lokal, nasional maupun skala internasional, kepada mahasiswa. Karena itu, matakuliah Masalah-masalah Sosial ini sebenarnya merupakan pengantar dan atau ‘pintu masuk’ bagi berbagai matakuliah lain, yang secara khusus membahas tentang berbagai masalah sosial yang dihadapi masyarakat. Materi matakuliah ini meliputi beberpa perspektif—biologi, psikologi, sosiologi/antropologi—tentang masalah sosial dan kajian tentang sejumlah masalah sosial, seperti masalah seputar seksualitas (pelacuran, pornografi, dan pelecehan seksual), kriminalitas, penyalahgunaan obat terlarang dan alkohol, dan berbagai bentuk konflik sosial, politik, etnik, dan domestik.

SOS313 Masalah Kemiskinan dan Kesenjangan (3 SKS)

Dari sekian banyak masalah sosial yang dihadapi masyarakat dan harus diselesaikan adalah masalah kemiskinan. Matakuliah ini, karenanya, mengajak mahasiswa untuk membahas dan mengkaji masalah kemiskinan, yang meliputi: perspektif, manifestasi, cara pengukuran, indikator, dan sejumlah kebijakan pemerintah, berikut implementasinya, dalam kaitannya dengan penanganan masalah kemiskinan. Kenyataan menunjukkan bahwa masalah kemiskinan seringkali tak dapat dilepaskan dengan program pembangunan nasional dan tatanan (struktur) dunia. Dengan dalih ini, perbincangan kemiskinan tidak hanya dibatasi pada persoalan nasional, tetapi juga sebagai masalah antarbangsa.

S0S 323 Stratifikasi Sosial (3 SKS)

Lewat matakuliah ini para mahasiswa diajak mengulas strati¬fikasi sosial sebagai gejala yang selalu ada dalam kehidupan bermasyarakat. Para mahasiswa belajar memahami bagaimana interaksi, interrelasi, dan interdepedensi sosial terjadi dalam jenjang jenjang tingkatan dengan segala dimensinya. Selain itu, tema-tema lain, yang menyangkut bagaimana proses terjadinya stratifikasi, dan bagaimana pula struktur stratifikasi itu, dimensi dimensi yang mendasari corak stratifikasi sosial (yang berbeda dari masyarakat ke masyarakat), berbagai teori stratifikasi (sekurang kurangnya dari Marx, Weber dan Parsons), serta metoda untuk mengukur stratifikasi, diulas dalam rangka memberikan perangkat analisis bagi para mahasiswa.

SOS352  Pengelolaan Konflik (3 SKS)

Konflik merupakan suatu fenomena yang tak terelakkan dalam kehidupan masyarakat. Bahkan, konflik dapat menyebabkan suatu kehancuran suatu masyarakat, apabila tidak tertangani secara baik. Matakuliah ini membahas tentang berbagai model konflik dan menawarkan sejumlah pengelolaan dan atau solusi konflik yang berlangsung di masyarakat. Berbagai pengalaman tentang penanganan konflik di belahan dunia dipaparkan untuk memberikan sejumlah contoh tentang model-model pengelolaan konflik. Matakuliah ini, tak pelak, menjadi sangat penting sehubungan dengan situasi bangsa, baik Indonesia maupun dunia, yang seringkali berlangsung konflik sosial.

S0S 454 Permasalahan Gender dan HAM (3 SKS)

Matakuliah ini pada dasarnya merupakan kelanjutan dari mata kuliah sosiologi gender yang secara khusus membicarakan isu-isu dan atau masalah gender dalam kaitannya dengan pembangunan. Karena itu, teori teori pembangunan dibahas dalam kaitannya dengan analisis gender, perencanan pembangunan berwawasan gender dan analisis khusus dampak pembangunan terhadap wanita di berbagai sektor kehidupan, seperti di pedesaan, daerah suburban, di perkotaan, di sektor pertanian, sektor industri, dan sektor informal, diantaranya. Melalui  mata kuliah ini para mahasiswa diharapkan dapat memahami dan melakukan analisis gender sejalan dengan fenomena implementasi pembangunan, khususnya di Negara negara Berkembang dan Indonesia.

IV. Mata kuliah Perilaku Berkarya (MPB)

SOA460 Pengembangan Komunitas (3 SKS)

Dalam matakuliah ini, mahasiswa akan diperkenalkan pada konsep-kosep dasar mengenai pengembangan komunitas (community development), antara lain meliputi: komunitas, pembangunan, modernisasi, modal sosial, partisipasi, transparansi, akuntabilitas, stakeholder, konsensus, dan trimitra. Selanjutnya mahasiswa akan diajak untuk membicarakan dan memahami: (1) krisis yang terjadi di negara-negara industri maju maupun negara-negara dunia ketiga yang menerapkan modernisasi, dan perkembangan perhatian para perencana pembangunan pada upaya mencari solusi melalui pembangunan pada tingkat komunitas. Matakuliah ini juga akan mengajak mahasiswa untuk memahami dan menerapkan prinsip-prinsip dasar pengembangan komunitas dalam perspektif: keadilan sosial, jender, desentralisasi, otonomi, dan keswadayaan. Pendekatan pembangunan komunitas secara holistik akan meliputi pembahasan tentang aspek-aspek: sosial, budaya, ekonomi, politik, lingkungan, dan personal-spiritual.

SON420 Perencanaan Pembangunan (3 SKS)

Mataajaran ini bertujuan mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam memahami dan menganalisis fenomena pembangunan sebagai suatu proses yang terencana untuk mengubah suatu situasi nasional dari satu tahap tertentu ke tahap berikutnya yang diasumsikan lebih baik dan lebih mensejahterakan kehidupan rakyat. Bertolak dari rumusan dasar ini para mahasiswa akan mempelajari: gagasan, problem perencanaan dan pembangunan, aplikasi teori perencanaan ke dalam berbagai model dan strategi pembangunan, serta memilih alternatif model yang paling mungkin dan paling baik (terutama untuk kondisi Indonesia).

SOS453 Corporate Social Responsibility (CSR) dan Community Development (Comdev) (3 SKS)

Seiring dengan Millinium Development Goals (MDGs) Program, peran industri terhadap pembangunan di masyarakat semakin diperlukan. Melalui mata kuliah ini para mahasiswa akan diberikan pemahaman tentang latar historis problematika hubungan industri dan masyarakat, tanggungjawab sosial perusahaan terhadap stakeholders (pemangku kepentingan), program CSR dan PBL terhadap pembangunan masyarakat, perencanaan pembangunan berbasis komunitas, pengorganisasi komunitas dalam kerangka pemberdayaan masyarakat.

V. Mata kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB)


KKN495 Belajar Bersama Masyarakat (Kuliah Kerja Nyata/KKN) ( 3 SKS)

Matakuliah ini merupakan suatu kegiatan praktek di lapangan dan diintegrasikan ke dalam kegiatan kegiatan dharma ketiga perguruan tinggi, ialah dharma pengabdian kepada masyarakat. Melalui matakuliah ini para mahasiswa melatih diri untuk mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh lewat pendidikan dan penelitian guna kepentingan pembangunan masyarakat. Melalui matakuliah ini pula para mahasiswa akan belajar bekerja dan berkarya secara mandiri (secara individual ataupun dalam kelompok) dalam kerangka pemikiran interdisiplin untuk mengembangkan aspek kognisi, afeksi dan psikomotor dirinya sebelum meninggalkan kampus sebagai seorang sarjana.

KKM400A Magang (2 SKS)

Mata kuliah ini dimasudkan untuk melatih dan atau memberi bekal mahasiswa dalam rangka mengantisipasi tuntutan tenaga yang siap pakai dan memiliki kemampuan, baik analisis masalah maupun pemecahan masalah (problem solving oriented). Mata kuliah magang ini merupakan proyek mandiri, utamanya berupa kegiatan pendampingan dan latihan kerja di suatu organisasi, perusahaan, dan komunitas masyarakat. Kegiatan semacam ini merupakan proses pembelajaraan bagi mahasiswa untuk mendapatkan keterampilan (praktis) tambahan yang berupa keterlibatan intensif dalam menghadapi dan memahami, bahkan menangani, berbagai masalah yang berkembang di masyarakat.


 


 

Gudang File

@. Peraturan Pendidikan (pdf )
 
@. Prosedur Pendidikan  (pdf )
 
@. JADUWAL KALENDER AKADEMIK SEMESTER GENAP  2013-2014 (pdf)
 
@. WAJIB PEKET GENAP 2013-2014 (pdf)
 
@. KALENDER AKADEMIK 2013-2014 (JPG)
 
@. JADUAL KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SMT. GENAP 2013-2014 (pdf)
 
@. DAFTAR MATA AJARAN YANG DIJADUALKAN UNTUK SEMESTER GENAP 2013/2014 (pdf)
 
 

 

PENGABDIAN MASYARAKAT

27 April 2012
Prof. Dr. L. Dyson P., MA (Peserta Rapat)Pertemuan dengan Agenda membicarakan perkembangan prodiAntropologi S1/S2/S3, Sertfikasi profesi Antropologi, Simposiumdan Jurnal Antropologi Penyelenggara: Asosiasi Antropologi Indonesia
 
27 April 2012
Drs. Sudarso, M.Si (Pembicara) Workshop Pengembangan Pengajaran (GBPP & SAP) Penyelenggara: Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo

27‐28 April 2012
Dra. Tri Susantari, M.Si (Narasumber) Bimibingan Teknis Pengembangan Wawasan Aparatur dan Pelatihan Penganggaran Responsif Gender Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Timur Penyelenggara: Dinas Pendapatan Prov. Jatim
 
 

KERJASAMA

Penyelenggaraan Pendidikan S2
Program Studi Pengembangan SDM
Kerjasama FISIP[Internal] dengan
Dir Jen. Pajak Departemen Keuangan RI.[Eksternal]
Penyelenggaran Studi Kemanfaatan Sosial dan Desain Revitalisasi
Pasar Setonobetek Kota Kediri
Kerjasama FISIP[Internal] dengan
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Kediri[Eksternal]
Detail….