ja_mageia

Ilmu Perpustakaan
Mencetak SDM yang memiliki kemampuan akademik untuk mengolah informasi, memanfaatkan perangkat teknologi informasi, mengelola perpustakaan, pusat informasi dan dokumentas
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Sosiologi
Program Studi Magister Sosiologi
 
1. Pendahuluan
 
Transformasi masyarakat yang berlangsung secara cepat, sebagai akibat pesatnya perkembangan teknologi, faham ideologi dan demografis, telah melahirkan dampak yang luar biasa bahkan kegoncangan di berbagai sendi kehidupan masyarakat. Karena itu, kebutuhan terhadap analisis sosiologis menjadi krusial dan urgen dalam rangka mengantisipasi berbagai dampak transformasi tersebut.
 
Transformasi yang tengah dan akan berlangsung dalam masyarakat tak pelak perlu dipahami dan dimaknai secara bijak, melalui berbagai pengetahuan, pengertian, pemahaman, untuk selanjutnya perlu disikapi, agar berbagai masalah yang muncul akibat perubahan tersebut dapat sesegera mungkin diantisipasi dan diatasi. Salah satu disiplin ilmu yang berusaha mengembangkan pengetahuan mengenai fenomena dan realitas transformasi sosial itu adalah sosiologi. 

2. Riwayat Program Studi Magister Sosiologi
 
Sosiologi yang eksistensinya sangat diakui di ranah disiplin ilmu-ilmu sosial memiliki posisi strategis dalam mempelajari fenomena transformasi masyarakat. Melalui pemikiran-pemikiran kritis dan alternatifnya, Sosiologi mampu menghasilkan pemahaman baru, tidak saja di tingkat teoritis tetapi juga pada tataran praksis demi mewujudkan keadilan dan kesetaraan, baik  di tingkat negara (state), masyarakat sipil (civil society) maupun pasar (market), sebagai pihak atau sumber-sumber yang mencetuskan terjadinya transformasi sosial tersebut. 
 
Memandang masa depan masyarakat Indonesia -- yang tidak terlepas dari fenomena transformasi sosial di wilayah lokal, nasional maupun global --   menuntut para ilmuwan sosial termasuk Sosiolog, untuk tanggap terhadap kontestasi dan konstelasi tersebut. Peran para Sosiolog di Indonesia makin di tuntut  di ranah state - civil society – market. Untuk itu studi-studi yang berkaitan dengan hubungan antara negara, pasar (dalam kaitannya dengan persoalan ekonomi-industrial), dan masyarakat sipil (melalui kajian-kajian pluralisme dan multikulturalisme) serta  konflik dan resolusinya yang dapat dihasilkan untuk menjembatani kepentingan di antara pihak-pihak tersebut, merupakan tematik penting dari studi Sosiologi.
 
Sebagai bentuk kepedulian terhadap upaya untuk pengembangan keahlian dan keterampilan dalam menganalisis fenomena sosiologis, maka Departemen Sosiologi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga berinisiatif membuka program Magister Sosiologi untuk membekali, tidak saja para sarjana Sosiologi, tetapi juga para praktisi, baik yang berasal dari sektor pemerintahan, lembaga swadaya masyarakat, konsultan publik, para peneliti maupun praktisi media massa yang ingin mempelajari dan mendalami tema-tema yang berkaitan dengan hubungan antara negara, pasar dan masyarakat sipil melalui kajian-kajian tentang: industrial & ekonomi, pluralisme & multikulturalisme, konflik & resolusi konflik. Program ini menawarkan proses belajar-mengajar yang dinamis, dengan tujuan membekali para mahasiswanya untuk mengapresiasikan pengembangan Sosiologi melalui pengembangan pengetahuan dan ketrampilan serta kompetensi untuk mengidentifikasi, meneliti, serta menyusun alternatif pemecahan masalah-masalah sosial serta mengkomunikasikan hasilnya secara lisan maupun tulisan yang berkaitan dengan kajian-kajian tersebut.

3. Visi dan Misi
 
3.1. Misi.
 
Mewujudkan Program Pendidikan Magister Sosiologi yang bertumpu pada centre of excelence with Morality, dan menghasilkan lulusan dengan keunggulan kompetitif dengan kemampuan  memecahkan dan memberi solusi dari berbagai masalah sosial yang dihadapi masyarakat Indonesia di era transformasi sosial masa kini dan masa yang akan datang. 

3.2. Misi
 
a. Menyiapkan lulusan sebagai tenaga akademisi dan/atau tenaga ahli profesional yang bertanggungjawab dan ikut memajukan kehidupan bangsa, negara dan masyarakat yang berkeadilan sosial.
 
b. Mencetak lulusan sebagai tenaga akademisi dan/atau tenaga ahli profesional dibidangnya yang memiliki keluasan wawasan dan pengetahuan, daya kritis, ketajaman analisis, sehingga sanggup menyelesaikan setiap tugas-tugas yang dibebankannya.
 
c. Menawarkan mata kuliah yang inovatif dan mampu bersaing dengan program magister sejenis lainnya di tingkat Nasional, dengan selalu menyediakan kebaruan body of knowledge yang selaras dengan kebutuhan. 
 
d. Menyediakan staf pengajar terbaik dan berkualitas sesuai dengan kompetensi berbagai bidang yang diajarkan.

4. Sistem Pendidikan
 
Kegitan belajar mengajar pada program studi  ini dinyatakan dalam satuan kredit semester (SKS). Satu satuan kredit semester lebih kurang setara dengan 3 jam belajar efektif per minggu. (satu semester meliputi kegiatan perkuliahan, ujian tengah semester, ujian akhir semester dan pengurusan administrasi).
 
Seorang mahasiswa dapat dinyatakan lulus sebagai magister Sosiologi (S2) setelah menyelesaikan sekurang-kurangnya 41 sks (beserta tesis) dan dimungkinkan mengambil sampai 50 sks. Sedangkan masa studi bisa ditempuh oleh mahasiswa  antara minimal 1,5 tahun dan maksimal 5 tahun.

5. Tujuan
 
Tujuan Umum yang diharapkan dari pembukaan Program Magister Sosiologi pada Departemen Sosiologi FISIP-UNAIR yakni untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kualifikasi, kompetensi serta daya nalar dan analisis yang mendalam untuk memecahkan setiap persoalan sosial secara cerdas, bijaksana dan profesional.
Tujuan khusus pendidikan Program Magister Sosiologi  pada Departemen Sosiologi FISIP-UNAIR, yakni:
 
(i) Menghasilkan lulusan program magister yang mempunyai kemampuan mengembangkan dan memutakhirkan ilmu sosiologi, dengan cara menguasai dan memahami pendekatan, metode, kaidah ilmiah dan keterampilan penerapannya untuk memecahkan setiap persoalan sosial dengan daya nalar kritis dan ketajaman analisis.
 
(ii) Menghasilkan lulusan program magister yang mempunyai kemampuan memecahkan permasalahan yang menjadi kajian disiplin sosiologi melalui kegiatan penelitian dan pengembangan berdasarkan kaidah ilmiah, sehingga mampu berkreasi dan berinovasi serta mengembangkan model atau strategi peningkatan dan perbaikan atau pembaharuan masyarakat yang lebih berkeadilan sosial.
 
(iii) Menghasilkan lulusan program magister yang mempunyai kemampuan mengembangkan kinerja profesionalnya yang ditunjukkan dengan ketajaman analisis permasalahan, keserbacakapan tinjauan, kepaduan dalam pemecahan berbagai masalah sosial yang dihadapinya sehingga mampu mengembangkan dan memperbaiki kinerjanya di organisasi / lembaga/instansinya masing-masing

6. Profil Lulusan
Inovatif, Analitis, Kritis, Kreatif, Peka, Cerdas, Tanggung Jawab,     Profesional, Bermoral

7. Kompetensi Lulusan
 
Dengan berpedoman pada Visi dan Misi serta tujuan yang hendak dicapai Program Pendidikan Magister Sosiologi Departemen Sosiologi FISIP-UNAIR, maka diharapkan para lulusan Program ini memiliki kompetensi, antara lain:
 
(i) Mampu mengembangkan wawasan dan pengetahuan yang mendalam terhadap perkembangan teori-teori sosiologi pada umumnya dan khususnya pada kajian hubungan industrial & ekonomi, kajian konflik & resolusi konflik, dan kajian pluralisme & multikulturalisme.
 
(ii) Mampu dan berkeahlian serta trampil dalam memecahkan setiap persoalan-persoalan sosial dengan daya nalar kritis dan ketajaman analisis secara  cerdas dan bijaksana;
 
(iii) Mampu berinovasi, berkreasi dan mengembangkan model-model atau strategi  peningkatan, perbaikan atau pembaharuan dalam bidang keilmuan sosial secara memadai;
 
(iv) Mampu menggunakan kualifikasi dan keandalan teknis yang dimiliki agar bermanfaat dalam  pengembangan kerja di sektor pemerintahan/birokrasi, legislatif, akademisi, konsultan, BUMN/D, organisasi bisnis, organisasi non-pemerintah, maupun penelitian.

Dengan dikeluarkannya Undang-Undang Guru dan Dosen, dimana staf pengajar di tingkat sarjana (S1) harus mempunyai jenjang pendidikan S2 (Magister) maka, pertama, masyarakat yang ingin menjadi staf pengajar di perguruan tinggi harus menempuh pendidikan lanjut (S2). Kedua, para staf pengajar yang masih berpendidikan S1 harus segera menempuh studi lanjut ke S2 (dianjurkan untuk linear sesuai dengan pendidikan S1). Di Jawa Timur saja khususnya, terdapat 301 Perguruan Tinggi dan beberapa perguruan tinggi tersebut memiliki Program studi (S1).
 
Lulusan dari program magister ini diharapkan dapat bekerja di Lembaga-Lembaga di Pemerintah Provinsi/Daerah/Kota. Di Jawa Timur terdapat 38 Pemerintah Daerah/Kota yang didalamnya terdapat banyak Dinas dan Badan, dalam implementasi kebijakan publik dibutuhkan kompetensi spesifik yang berkaitan analisa sosial yang sangat dibutuhkan setiap Dinas dan Badan serta Biro untuk mendorong efektivitas formulasi, implementasi serta evaluasi kebijakan publik yang sesuai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi).
 
Kompetensi di bidang penelitian sosial baik secara kuantitatif maupun kualitatif sangat dibutuhkan terutama dalam mendesain suatu kebijakan yang rasional, efektif, dan efisien. Di sektor Privat/Konsultan, terutama yang menjadi mitra pemerintah dalam pengerjaan proyek pemerintah maupun yang mengerjakan proyek bantuan dari lembaga donor internasional, kompetensi di bidang penelitian sosial dan analisa sosial akan sangat dibutuhkan terutama mendesain suatu kebijakan yang efisien dan tepat sasaran. Termasuk industri media dan NGO yang di Jawa Timur.

 


 

Gudang File

@. Peraturan Pendidikan (pdf )
 
@. Prosedur Pendidikan  (pdf )
 
@. JADUWAL KALENDER AKADEMIK SEMESTER GENAP  2013-2014 (pdf)
 
@. WAJIB PEKET GENAP 2013-2014 (pdf)
 
@. KALENDER AKADEMIK 2013-2014 (JPG)
 
@. JADUAL KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SMT. GENAP 2013-2014 (pdf)
 
@. DAFTAR MATA AJARAN YANG DIJADUALKAN UNTUK SEMESTER GENAP 2013/2014 (pdf)
 
 

 

PENGABDIAN MASYARAKAT

27 April 2012
Prof. Dr. L. Dyson P., MA (Peserta Rapat)Pertemuan dengan Agenda membicarakan perkembangan prodiAntropologi S1/S2/S3, Sertfikasi profesi Antropologi, Simposiumdan Jurnal Antropologi Penyelenggara: Asosiasi Antropologi Indonesia
 
27 April 2012
Drs. Sudarso, M.Si (Pembicara) Workshop Pengembangan Pengajaran (GBPP & SAP) Penyelenggara: Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo

27‐28 April 2012
Dra. Tri Susantari, M.Si (Narasumber) Bimibingan Teknis Pengembangan Wawasan Aparatur dan Pelatihan Penganggaran Responsif Gender Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Timur Penyelenggara: Dinas Pendapatan Prov. Jatim
 
 

KERJASAMA

Penyelenggaraan Pendidikan S2
Program Studi Pengembangan SDM
Kerjasama FISIP[Internal] dengan
Dir Jen. Pajak Departemen Keuangan RI.[Eksternal]
Penyelenggaran Studi Kemanfaatan Sosial dan Desain Revitalisasi
Pasar Setonobetek Kota Kediri
Kerjasama FISIP[Internal] dengan
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Kediri[Eksternal]
Detail….