
FISIP dan FIB Universitas Airlangga akan menjadi tuan rumah the 6th Indonesia‐Malaysia Conference pada 10‐12 Juli 2012. Konferensi internasional ini merupakan forum tahunan di mana para akademisi dan mahasiswa pasca sarjana dari Indonesia dan Malaysia bertemu untuk membahas berbagai tema umum. Berbagai hasil karya akademis yang berkaitan dengan kedua negara tetangga serumpun ini dipresentasikan dan didiskusikan.
Tujuan utamanya adalah memperluas dan memperdalam pemahaman tentang aspek‐aspek terkait kedua negara, berikut hal‐hal yang berhubungan dengan peningkatan kualitas hubungan antara Indonesia dan Malaysia melalui forum pertemuan ilmiah para akademisi dan mahasiswa pasca sarjana.
Pikiran‐pikiran kritis atas berbagai isu strategis baik yang terjadi di Indonesia dan Malaysia maupun isu‐isu yang menyangkut hubungan kedua negara serumpun perlu secara terbuka dibedah sehingga mampu dijadikan fondasi bagi pelbagai upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara yang seharusnya dilandasi dengan cara berpikir strategis demi masa depan positif bagi hidup berbangsa dan bernegara masing‐masing, termasuk hubungan strategis serumpun kedua negara di tengah arus deras pengaruh globalisasi.
Sejak 2007 telah ada lima konferensi Indonesia‐Malaysia ini. Di Universiti Malaya, 2007, tema “Persidangan 50 Tahun Merdeka: Hubungan Malaysia‐Indonesia.” Di UGM, 2008, tema “Indonesia‐Malaysia Update 2008.” Di Universiti Malaya, 2009, tema “Serumpun Merentas Globalisasi.” Di Universitas Andalas, 2010, tema “Identitas dan Dinamika Multikultural Melayu dalam Menghadapi Tantangan Abad ke‐21.” Universiti Malaya, 2011, tema “Memahami Jati Diri dalam Mengarungi Cabaran Semasa.”
Tahun 2012 ini, di Unair bertema “Memperkuat Hubungan Strategik Serumpun.” Sub‐subtemanya: (a) Media and Culture, (b) Economy and Socio‐Development, (c) Social and Society Issues, (d) History, Politics, and Government, (e) Inter‐nation relations, dan (f) Woman and Education.
Kami bersedia menjadi tuan rumah konferensi ini karena kami ingin memfasilitasi pada dosen dan ilmuwan untuk bisa ikut berperanserta dalam konferensi internasional, selain untuk meningkatkan proses internasionalisasi universitas kita. Keikutsertaan pada konferensi internasional merupakan salah syarat bagi proses kenaikan jabatan bagi dosen.
Karenanya, kami benar‐benar berharap dosen‐dosen FISIP, FIB, FEB, FPsi dan lainlain bisa memanfaatkan forum konferensi internasional ini dengan ikutserta dalam konferensi itu: menulis dan mempresentasikan makalahnya.
Abstract ditulis dalam Bahasa Inggris paling lambat 31 Mei, sementara paper dapat ditulis dalam satu dari tiga bahasa berikut: (1) Bahasa Inggris, (2) Bahasa Indonesia, dan (3) Bahasa Melayu, paling lambat 29 Juni 2012.
Informasi lebih rinci tentang dan dan syarat‐syarat ikut konferensi internasional ini bisa dilihat di
http://imconference6.fisip.unair.ac.id.(I Basis Susilo, Dekan FISIP ‐ UNAIR)